Perang sistem operasi
Posted on 25. Mei, 2009 by Fachri in Linux
Buat pembuka Saya kasih posting ini aja. Pada dasar-nya nanti blog ini membahas tentang linux dan para pengguna komputer dengan segala jenis sistem operasi.
Windows sudah pasti ga asing di kuping penduduk Indonesia. Sebuah karya Microsoft yang dibangun oleh Bill Gates. Masih banyak yang mengira Bill Gates murni yang membuat Windows, walaupun sebenarnya Windows itu tercipta hasil menipu Steve Jobs dari Apple. Disaat Microsoft sibuk dengan pengembangan boks komputer dengan hanya bantuan lampu led dan pita memory, Apple sudah mengembangkan komputer dengan menggunakan monitor. Disaat yang Microsoft mengembangkan komputer dengan basis DOS, Apple sudah mengembangkan komputer dengan basis tampilan. Dan akhirnya Apple harus mengalah ketika Bill Gates abis-abisan menipu Steve dan mencuri seluruh sistem operasi-nya.
Walaupun semua nya sebenernya tidak murni buatan mereka, tapi tetap mereka yang memegang kendali.
![]() |
![]() |
Di Indonesia ada 3 basis sistem operasi yang paling laku, yaitu Windows, MacOS dan Linux. Windows dan MacOS memang bukan sistem operasi yang gratis, tapi saya tidak menampik dengan mudah pengoperasian dan pengaturan dalam sistem operasi tersebut. Kemudahan ini yang membuat kedua sistem operasi ini cukup mahal. Masyarakat pengguna komputer di Indonesia jelas lebih banyak memilih Windows karena kemudahannya dan karena terpaksa karena ketika pembelian unit laptop atau komputer sudah bundle dengan sistem operasi Windows.
Apple mungkin hanya terkenal di kalangan seniman atau calon seniman. Apple memiliki tampilan yang jauh lebih baik dari segi layar yang berbasis CMYK, hardware dan software yang mendukung untuk aplikasi-aplikasiberorientasi design dan film. Terbatasnya aplikasimembuat Apple kurang diminati sehingga membuat para pengguna-nya untuk meng-install windows di unit Apple.
Selama ini, mahalnya sistem operasi yang terkadang lebih mahal dari hardware-nya sendiri membuat para pengguna komputer di Indonesia lebih memilih bajakan. Banyak pro dan kontra terhadap aplikasiataupun sistem operasi bajakan. Mereka yang pro akan bilang tidak adanya aplikasi dan sistem operasi bajakan akan membuat masyarakat kita bodoh karena mereka yang tidak mampu membeli yang asli menjadi tidak bisa belajar untuk menggunakan-nya! (Saya jelas sangat setuju dengan ini!) Dan Mereka yang kontra bajakan juga dapat membuat kita bodoh karena kita akan terbiasa mengambil yang bukan hak kita! (Kalau ini saya bimbang).
Menurut saya seluruh masyarakat Indonesia pengguna komputer pasti pernah atau sedang menggunakan sistem operasi atau aplikasi bajakan. Mereka yang tidak pernah menggunakan sistem operasi dan aplikasi bajakan hanya mereka yang belum pernah menyentuh komputer. Diliat dari minimnya pendapatan masyarakat Indonesia, membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih memilih bajakan. Karena tidak mungkin gaji yang mereka dapatkan dengan susah payah harus dihabiskan hanya untuk membeli sebuah sistem operasi.
Tapi terus menggunakan bajakan bukanlah hal yang baik.
Masyarakat Indonesia pengguna komputer selalu menginginkan semua yang serba mudah dan murah. Sistem operasi Windows jelas pengoperasiannya mudah, tetapi harga yang mahal membuat masyarakat Indonesia membeli bajakan. Seandainya masyarakat Indonesia mau sedikit berusaha dengan mengesampingkan kata ‘mudah’ di komputer dan tidak melanggar hukum, bisa dengan cara menggunakan sistem operasi Linux.
Mereka yang terbiasa dengan Windows akan berkata Linux itu ’susah’ dan mereka yang terbiasa dengan MacOS akan berkata tampilannya ‘jelek’.
Linux dan MacOS memiliki tampilan dan sistem yang mirip. Keduanya meliki keunggulan masing-masing. Banyak mereka yang hidup dengan berorientasi komputer akan memilih Linux karena sifatnya yang Open Source memungkinkan pengguna-nya bebas untuk merubah atau membuat sistem di Linux.
Sedikitnya pengembang software di Linux membuat sistem operasi ini sangat terbatas. Jika saja aplikasi `wine` tidak pernah diciptakan untuk Linux, Linux hanya jadi sistem operasi yang sangat membosankan. Aplikasi `Wine` adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna Linux untuk menjalankan program Windows. `Wine` berbasis open source sehingga para pengguna-nya dapat merubah atau membantu mengembangkan `wine`. `Wine` juga menyediakan ‘Application Database’ untuk para pengguna-nya, yang bisa digunakan untuk memecahkan masalah ketika mendapatkan bug.
Sebenarnya menggunakan Linux tidak sesulit yang orang bayangkan. Banyak yang sudah merasa takut duluan ketika ditawarkan Linux. Mereka takut akan kebuntuan yang akan mereka temui. Seharusnya mereka tidak perlu takut menggunakan Linux, karena Linux terus dikembangkan untuk kemudahan operasinya. Bahkan sekarang ini menggunakan Linux lebih menyenangkan ketimbang Windows, dengan tampilan 3D pada desktop-nya.
Sangat mudah untuk mendapatkan Linux sekarang ini, ada banyak cara untuk mendapatkan Linux. Linux dapat di-unduh langsung dari perusahaan pengembang-nya atau melalui pemesanan CD yang akan dikirim secara gratis. Dan juga Linux dilegalkan untuk di-perbanyak oleh para pengguna-nya.
Jika saja pengguna Linux lebih banyak dengan Windows di Indonesia, mungkin akan sedikit sekali toko cd bajakan yang sering menjebak calon pelanggannya dengan senyum ramah para SPG-nya yang mengajak masyarakat untuk beramai-ramai melanggar peraturan pemerintah tentang sistem operasi dan aplikasi bajakan.





Perang Sistem Operasi « Hendry Blog
Feb 26th, 2010
[...] Perang Sistem Operasi Filed Under: Saint and Tehnologi by hedry — Leave a comment Feb 26, 2010 Perang sistem operasi [...]